Mengenal Kakao "Super" BL 50
Saat ini, banyak pekebun yang ingin mengembangkan kakao. Tidak sedikit dari mereka yang mencari bahan tanam super. Barangkali salah satunya yang layak dikembangkan adalah klon BL 50.
Menurut Edi Syafianti, penemu klon BL 50, keunggulan jenis kakao asal Lima Puluh Kota, Sumatera Barat ini adalah memiliki jumlah biji per buah bisa mencapai 48–52 biji. Dengan rata-rata potensi produksi 3,36 kg/pohon/tahun atau setara dengan 3.69/ton/ha/tahun pada populasi 1100 pohon.
Menariknya lagi, penanaman bibit sambung bisa berbuah hanya dalam kurun waktu 16–18 bulan. Dengan perawatan kebun yang baik, maka serangan penyakit dan hama relatif jarang dijumpai.
Klon Kakao BL 50 ini memiliki ciri-ciri ukuran yang lebih besar, lonjong, dan kulitnya sedikit mengkilat. Pada September 2021, varietas tanaman unggul kakao ini ditetapkan sebagai varietas unggul nasional melalui SK Mentan No. 649/Kpts/KB.010/10/2017 (YL).

Comments
Post a Comment