Posts

Showing posts with the label Program Bantuan

Ini Dia Paket Bantuan Peremajaan Kakao (Hibah)

Image
  Ternyata pemerintah telah menyiapkan dana melalui Badan Pengelolaan Dana Perkebunan untuk mendukung peremajaan perkebunan kakao. Menarik ada beberapa model kaitan dengan kegiatan tersebut. Mengacu kepada ketentuan yang berlaku program peremajaan mencakup : Mengganti tanaman tua; Mengganti tanaman rusak; dan/atau Merehabilitasi tanaman. Mengganti tanaman tua atau rusak adalah tanaman diganti dengan tanaman baru menggunakan benih unggul.   Ini utamanya tanaman berumur di atas 25 tahun, produktivitas kurang dari 0,5 ton biji kakao kering/ha/tahun, berasal dari benih tidak unggul dan/atau terserang organisme pengganggu tumbuhan paling kurang tingkat berat. Sementara rehabilitasi tanaman adalah memperbaiki kondisi pertumbuhan dan produktivitas kakao melalui teknologi sambung samping dengan menggunakan benih unggul.   Syaranya adalah umur tanaman kurang dari 15 tahun dan memiliki produktivitas kurang dari atau sama dengan 0,5 ton/ha/tahun   biji kakao kering. Denga...

Tahun 2026 Akan Ada Program Perkembangan Kakao Skala Besar

Image
  Pemerintah dikabarkan akan menyiapkan dana untuk program pengembangan kakao dengan target hingga ratusan ribu ha tahun 2026.   Kabarnya pembiayaan bersumber dari BPDP maupun APBN. Kaitan dengan itu maka petani kakao perlu memanfaatkan program ini dengan melakukan sejumlah aksi yakni : Pertama, pembentukan kelompok tani dan koperasi kakao. Untuk anggota poktan sebaiknya didaftarkan di SIMLUHTAN (Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian). Kedua, lakukan pendataan kebun. Mana yang layak diremajakan dan mana yang perlu perawatan saja, serta adakah potensi lahan untuk perluasan. Ketiga, kembangkan usaha perbenihan di lokasi pengembangan. Koperasi yang dikembangkan dapat mengembangkan usaha perbenihan dengan cara mengembangkan penangkaran dan mengembangkan kebun sumber benih,  Jasa Pendampingan Kelembagaan Petani   

Akan Ada Pengadaan Benih Kakao dan Kelapa 8 juta Batang, Ayo Jadi Produsen Benih

Image
  Pemerintah Prabowo akan mengakselerasi pengembangan kakao dan kelapa dengan target hingga 500.000 ha, yang start tahun 2025. Otomatis kegiatan ini akan menciptakan potensi penyediaan benih hingga jutaan batang dan peluang usaha penyediaan benih. Seperti apa langkah-langkah memanfaatkan momentum ini ? Pertama, jadilah produsen benih kakao dan kelapa dengan mengurus izin sekarang juga melalui OSS atau bermitra dengan produsen yang ada dengan sistem waralaba. Kedua,   kembangkan kebun sumber benih. Ini bisa dilakukan dengan melakukan pengembangan baru, tentunya perlu waktu. Atau, Anda bisa mencari kebun produksi yang dapat ditetapkan menjadi kebun benih atau bekerjasama dengan pemilik kebun sumber benih. Ketiga, mengembangkan nursery dengan bekerjasama dengan penangkar yang sudah ada atau tim pakar. Ini penting dilakukan agar mutu bibit yang dihasilkan terjamin. Keempat, membangun relasi dengan kelembagaan petani entah itu koperasi atau kelompok tani. Mengingat prog...

Seperti Apa Syarat Mengakses Peremajaan Kakao?

Image
  Seperti apa kira-kira syarat untuk dapat mengakses bantuan peremajaan kakao melalui pembiayaan BPDP? Petani yang dapat mengusulkan program peremajaan adalah yang memiliki tanaman tua di atas 25 tahun atau tanaman usia produktif yang dalam kondisi rusak. Petani tersebut harus tergabung dalam koperasi atau kelompok tani, dengan bantuan maksimal 4 ha per petani. Untuk persyaratan dokumen adalah KTP, bukti kepemilikan lahan berupa SHM, AJB, Girik dan SKT serta buku Tabungan. Lalu usulan petani dan kelengkapan dokumen disampaikan nantinya kepada pemerintah melalui online. Dengan mengakses bantuan ini petani akan mendapatkan benih, biaya penabangan, tanaman penaung, tanaman sela, pupuk dan obat-obatan secara Cuma-Cuma.

Sekilas Terkait Program Peremajaan Kakao (Hibah)

Image
Pemerintah segera merealisasikan bantuan peremajaan kakao yang berasal dari pembiayaan Badan Pengelolaan Dana Perkebunan. Lalu seperti apa pola dari program ini? Pertama, bantuan peremajaan bersifat hibah disampaikan melalui rekening petani dan pengelolaannya dilakukan oleh kelembagaan petani yakni koperasi atau kelompok tani. Jadi, bantuan dalam bentuk uang ditransfer ke rekening petani penerima bantuan oleh BPDP. Dana tersebut tidak bisa ditarik oleh petani, namun pengelolaannya dilakukan oleh perbankkan dan kelembagaan petani untuk pembiayaan pembangunan kebun Kedua, paket bantuan yang diberikan berupa biaya pembukaan lahan, pembelian bibit, penyediaan pupuk dan sarana produksi serta tanaman sela. Dana tersebut bahkan cukup membiayai pemupukan sampai menghasilkan Ketiga, petani yang dapat mengakses bantuan adalah yang memiliki tanaman di atas 25 tahun, dengan maksimal usulan 4 ha. Memiliki kepemilikan lahan berupa SHM, AJB, SKT, girik. Saat melakukan pengusulan petani harus m...

Ada Alokasi Peremajaan Kakao Trilyunan Rupiah, Segera Bentuk Koperasi

Image
  Pemerintah akan mengalokasikan dana trilyunan rupiah untuk meremajakan kakao dengan paket lengkap berupa land clearing , bibit, pupuk, pestisida dan tanaman sela. Untuk mengaksesnya petani cukup bergabung ke dalam koperasi, mengingat pengusulan hanya dapat dilakukan melalui lembaga. Adapun langkah pembentukan koperasi untuk akses program adalah sebagai berikut. Pertama, bentuklah koperasi dengan anggota   berasal dari sejumlah kelompok tani kakao dan selanjutnya perseorangan. Sehingga dapat   dipastikan memiliki lahan kakao. Kedua, kembangkan koperasi dengan cara baik dan benar. Kembangkan SOP pengelolaan, sistem pelaporan keuangan yang baik. Pengurus dilatih dengan pengetahuan tentang pengembangan usaha dan perkoperasian. Lalu koperasi harus memiliki tenaga IT yang nantinya membantu melakukan pengusulan melalui aplikasi, Ketiga, kemudian kembangkan kerjasama dengan penangkar atau   distributor pupuk agar nantinya ketika bantuan teralokasi tidak sulit menc...

Ada Dana Hibah Trilyunan Rupiah untuk Kakao, Ayo Segera Bentuk Koperasi

Image
  Ternyata pemerintah melalui Badan Pengelolaan Dana Komoditas tengah menyiapkan dana di atas Rp. 1 Trilyun untuk kegiatan peremajaan kakao, sarana prasarana serta penguatan SDM. Melalui program ini petani bisa mendapatkan bantuan benih, pupuk, agroinput lainnya, pembukaan lahan dan tanaman sela untuk peremajaan, secara cuma-cuma. Salah satu syarat untuk dapat mengakses bantuan ini, petani kakao perlu membentuk koperasi pertanian. Pasalnya lembaga usaha ini dapat menjadi wadah pengusul program peremajaan kakao hingga ribuan ha. Lalu belajar dari pengalaman kelapa sawit, anggaran ini nanti disalurkan melalui rekening petani dan dikelola oleh koperasi.   Selain mengembangkan koperasi, pada sentra kakao perlu dikembangkan penangkaran bibit yang kemudian menjadi mitra kelembagaan tersebut. Koperasi juga bisa sejak awal mengembangkan kerjasama dengan distributor pupuk dan   penyedia benih tanaman sela. Program ini diperkirakan mulai bergulir di tahun 2026, namun baiknya ...