Tanam Kakao, Dapat Cuan dari Buah dan Carbon
Dengan adanya peluang carbon trade maka ini memberikan kesempatan bagi pekebun kakao tidak hanya memanen hasil namun juga meraih penghasilan dari penjualan karbon. Lalu bagaimana triknya agar bisa mendapatkan keuntungan dari carbon credit.
Carbon trading adalah bentuk dari strategi dari masyarakat global untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Konsepnya, perusahaan atau pihak yang melakukan aktivitas yang mengakibatkan polusi udara akan dikenakan pajak atau diwajibkan memberikan kompensasi terhadap pihak-pihak yang melakukan kegiatan yang menyerap emisi gas rumah kaca.
Tentu ini menciptakan peluang bagi pekebun, karena pada dasarnya perkebunan kakao mampu menyerap gas rumah kaca seperti CO2. Jika dapat dihitung maka dapat diperdagangkan.
Jadi bagi Anda yang memiliki kebun kakao maka ada beberapa hal Anda harus lakukan untuk bisa meraih keuntungan dari bisnis ini:
Pertama, tanamlah tanaman penaung yang intensif menyerap carbon. Idealnya Anda mengembangkan agroforestry dengan pedekatan menanam kakao bersama tanaman hutan, buah-buahan. Atau, paling tidak lebih dari 3 jenis selian kakao di areal yang sama dengan daya serap carbon yang tinggi.
Kedua, pelajari cara memperhitungkan jumlah carbon yang berhasil ditambatkan dari kebun yang Anda kembangkan. Sehingga ke depan Anda dapat memperhitungkan nilai stok karbon yang Anda hasilkan dari kegiatan perkebunan kakao.
Adapun untuk dapat memperoleh keuntungan dari carbon trade, jumlah emisi yang berhasil diserap akan dievaluasi oleh lembaga penilaian untuk kemudian diterbitkan sertifikat carbon. Dokumen ini yang kemudian dapat Anda perdagangan melalui pasar bebas atau bursa perdagangkan carbon. Kabarnya kegiatan bisnsi ini sudah berjalan di luar negeri dan terbukti menciptakan penghasilan yang menarik.

Comments
Post a Comment